ayas

ayas

C28-C29

C28-C29
flm klompk gu

My Blogs

Link

In

Kuliah di UT bagus gak sih???

Selasa, 11 Februari 2014




TS : Apa yang ada dipikiran kamu kalau denger kata "UT"???


"S1 penyetaraan Guru"

"Masuk mudah, lulus susah"

"Kuliah Online"

"Kuliah Mandiri"

"Ijazah gak diakui"



Ya, mungkin beberapa ada yang benar, tapi tentu saja gak semua persepsi yang beredar di masyarakat tentang UT itu semuanya benar. kebanyakan selama ini masyarakat mempunyai pandangan yang salah terhadap kualitas dari proses belajar dan mengajar di UT. Mereka kurang mengerti kebenaran yg sebenarnya.

Maka dari itu, aku sebagai salah satu mahasiswa UT, memiliki tanggung jawab untuk meluruskan itu semua dengan membuat postingan ini. Terlebih banyak teman-teman yang menganggap remeh kuliah di UT seperti main-main dan aneh. Bahkan ada salah satu teman yang menyebut UT itu "Ulang Terus, Uang Teruss". Sedikit sakit hati kalau denger seseorang menganggap kuliah di UT seperti kuliah di instansi yang gak jelas, dimana ijazahnya gak berlaku untuk mencari kerja.

UT memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri, seperti semua hal yang ada didunia ini, pasti gak akan ada yang sempurna, kecuali Tuhan kan...


Emang UT yang sebenarnya gimana sich bro?

Oke, kita mulai dulu dari pengenalan tentang Universitas Terbuka atau yang sering disingkat UT. Universitas Terbuka (UT) adalah Perguruan Tinggi Negeri ke-45 di Indonesia yang diresmikan pada tanggal 4 September 1984, berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 41 Tahun 1984. Ya UT itu PTN, perguruan tinggi negeri, jadi statusnya setara dengan ITB, UGM, UNY, Undip, UnSri, UI dan PTN-PTN negeri yang lain, dan karena negeri jadilah jelas diakui oleh pemerintah, dan otomatis juga status ijazahnya jelas, dan stara dengan ijazah-ijazah yang dikeluarkan oleh universitas lainnya. Jadi kalau ada yang bilang ijazah UT gak diakui, ohhhh gosh…itu kesalahan besar, besar sekali malahan…(mungkin orang yang bilang kayak gitu itu, orang yang iri dengan kepopuleran UT..hihihi). Kalau pemerintah aja mengakui, masak perusahaan-perusahaan kagak, ya jelas bisa donk, ijazah UT bisa untuk mecari pekerjaan. Mau lamar jadi PNS, jadi Karyawan BUMN, atau karyawan swasta juga bisa sob…

Selain UT itu negeri, kuliah di UT itu menyenangkan sob, karena kita bener2 diberi kebebasan untuk belajar mandiri, dan yang jelas kuliahnya sangat-sangat fleksibel, karena kalau kita lagi males banget ikut kuliah, karena harus dateng di Kelas, ya kita bisa ambil TUTON (Tutorial Online) aja.

Bicara tentang proses belajar mengajar, di UT mengenal 3 cara belajar. Yang pertama di sebut TUTON atau Tutorial Online, tutorial ini bisa kita ikuti melalui website student.ut.ac.id (tu kan canggih loh belajar di UT) didalam website tersebut, kita akan diberi teori-teori sesuai dengan matakuliah yang kita ambil setiap semesternya oleh staf pengajar, bisa tutor atau dosen, dan metode ini gratis tis, alias secara otomatis akan disediakan pihak UT apabila kita melakukan aktivasi TUTON tersebut…Gimana asyik kan???

Nah, kalau seandainya kita termasuk orang yang lebih senang berada di kelas, jangan kawatir, UT juga menyediakan metode pembelajaran dengan system  tatap muka atau lebih dikenal dengan istilan TTM yaitu Tutorial Tatap Muka (Bukan teman tapi mesra loh..hehe) jadi di TTM ini kita akan diwajibkan untuk mengikuti tatap muka sebanyak 8 pertemuan dengan kewajiban hadir sebanyak 5 kali dalam setiap semester. Untuk TTM selalu diadakan di hari sabtu atau minggu, atau terkadang menyesuaikan waktu peserta TTM-nya. Dan yang ketiga metode 100% Mandiri, yupss, kalau kalian males buka2 internet, trus males dateng ke kelas juga, ya udah belajar sendiri aja. Hehehe, mungkin ini yang terkadang dibilang orang, kuliah di UT itu aneh, tapi disitulah kelebihan UT, karena kita tidak harus diwajibkan ikut Tuton/TTM, sehingga mahasiswa lebih bisa merasa bebas, karena belajar tanpa ada ikatan (tu kannnn, asik gila, apalagi bagi orang yang berjiwa bebas, pas banget metode belajar kayak gini…).


Trus kualitas UT gimana?

Bentar…bentar, ini kualitas apanya dulu nih. Kalau bicara kualitas bahan ajar UT, wahhhh bro..jangan diragukan lagi deh, bener-bener terjamin materi yang diberikan di setiap prodi. Nah bahan ajar UT itu udah terstandarisasi dengan baik bahkan sudah sesuai dengan ISO 9001 dan ICDE (Internasional Council for Distance Education) yup, UT juga sudah diakui secara internasional sob, jadi jelas donk, Ijazah UT bisa diterima di luar negeri.

BMP atau Buku Materi Pokok atau lebih dikenal dengan istilah Modul UT, merupakan hasil dari kerjasama dari tim UT dan universitas atau lembaga besar, salah satunya UI. Jadi jelas donk kualitasnya gimana, secara ya kan….

Dan karena saking bagusnya materi modul UT ini, ada loh sebagian universitas atau PT swasta yang mengadopsi materi dari modul UT ini, entah secara resmi atau gak. Bahkan Open University of Malaysia juga bekerja sama dengan UT tetang pengadaan materi kuliah.


Akreditasi UT pasti gak ada ya kan?

Weiiiissss, jangan ngomong ngawur sob, progam studi UT sendiri sudah terakreditasi “B” , yup sudah “B”, sesuai dengan SK Nomor 052 & 054 tahun 2011 oleh BAN-PT alias Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi.

Ya elah, masak masih ragu sih sob sama kualitas UT, tu kan faktanya dan buktinya udah banyak banget….


Tapi UT kan gak ada skripsi, kan meragukan kalau lulus S1 tapi gak pakai skripsi?

Ya elah sob, dirimu kira skripsi itu gampang ya, susah bro…lagian kenapa kalian milih jalan yang susah, kalau ada jalan yang lebih sederhana menjadi sarjana, ya kan…
Dan lulus di UT itu gak gampang sob, penuh perjuangan, walaupun memang gak ada skripsi, tapi untuk lulus setiap mahasiswa di wajibkan untuk mengikuti TAP atau Tugas Akhir Program, dan mulai tahun 2013, mahasiswa UT juga diharuskan untuk membuat karya ilmiah sebagai syarat kelulusan yang kedua. Nah, karya ilmiah ini fungsinya hampir sama dengan skripsi, bedanya kalau karya ilmiah mungkin tanpa sidang tapi lebih mirip seperti seminar.


Loe dari tadi bilang kuliah di UT penuh perjuangan, mang maksudnya apa bro?

Ya perjuangan bro, jadi gini, system kelulusan mata kuliah itu ditentukan berdasarkan nilai keberhasilan dari ujian akhir semester alias UAS, dan ujian sendiri diadakan sebanyak dua kali setiap semesternya, minggu pertama dan minggu kedua. Nah ujian ini biasanya diadakan di sekolah-sekolah (SMP/SMA) yang berada disekitar kantor perwakilan UT (disebut UPBJJ) di setiap daerah, dan yang horornya lagi tempat ujian dan nomor kursi diacak-acak, jadi kemungkinan kecil kita bisa satu ruangan dengan teman kuliah kita, oleh sebab itu gak ada yang namanya contek-contekkan dengan bangku sebelah, soalnya selain gak kenal, mata kuliah yang diujikan juga belum tentu sama (tuuu kan hororrr gak klo gitu…hihihi).

Nah, system ujian ini mengadopsi dengan system Ujian Nasional, jadi semua terpusat di Tangerang, sehingga dari soal dan nilai, semua ditentukan dari pusat, jadi otomatis gak ada istilah lobi-lobi nilai seperti yang sering kita denger di PT swasta. Kalau gak belajar ya dipastikan gak bakal lulus ujian, kecuali pas lagi beruntung milih jawaban yang bener,hehehehe….

Dan apabila kita gak bisa mengikuti ujian tertulis, UT sendiri juga menyediakan ujian online. Ujian online sendiri adalah system ujian menggunakan jaringan internet yang tersambung langsung ke UT pusat. Waktu diadakannya ujian ini lebih lama satu bulan dengan ujian tertulis. Walaupun namanya online, bukan berarti kita bisa ikut ujian melalui PC di warnet atau pakai modem dirumah loh, kita harus dateng ke kantor perwakilan UT alias UPBJJ (Unit Program Belajar Jarak Jauh) disitulah nanti kita mengikuti ujiannya, tentu saja tetap ada pengawas ujiannya ya..hehehe..

Selain system ujian yang super ketat, perjuangan kuliah di UT lebih kepada kemampuan diri sendiri untuk disiplin dan tanggung jawab pada setiap proses belajar yang kita pilih (TUTON, TTM atau Mandiri). Bayangin aja bro, kalau kita diberi kebebasan dalam belajar, gak ada sosok dosen yang kita temui setiap harinya tapi hanya lewat computer, gimana coba?? Pasti klo gak disiplin dan tanggung jawab, bisa bisa setiap ada tugas gak pernah ngerjain, apalagi sekedar baca modul, ihhhh males banget kan baca buku tebel-tebel gitu…

Makanya itu, kuliah di UT itu super duper perjuangan….


Wah seru juga ya kuliah di UT bro, trus katanya murah, emang semurah apa sich bro?

Wah UT mah bukan murah lagi bro, tapi keterlaluan murahnya bro..hehehe, bayangin aja kita hanya diwajibkan untuk membayar uang kuliah untuk biaya SKSnya aja, yaitu 36.000/SKS, gila kan…

La kalau kita mau ikut TTM, kita bakal dikenai biaya administrasi sebesar 150.000/mata kuliah, untuk TUTON gratis bro, apalagi yang mandiri, gak usah bayar, Cuma bayar SKS trus beli modul di TBO. Karunika (Toko buku online khusus menjual modul UT). Jadi gak usah bayar uang gedung, sumbangan atau apalah yang biasanya diwajibkan di universitas lainnya. 

Jadi karena murah dan fleksibel itulah kelebihan dari UT, walau murah tapi bukan berarti murahan ya bro…Camkan itu !!!!


Tapi aneh juga ya, UT kan universitas tapi kok gak ada kampusnya?

Halooooooooo….Pertanyaan macam apa itu bro. Tentu saja UT juga punya kampus donk, dan kampusnya super keren ya, Alamatnya ada di :

JL. CABE RAYA, PONDOK CABE, PAMULANG, TANGERANG SELATAN, BANTEN.

Disitulah berdiri kampus UT pusat yang megah, mau bukti, nih fotonya..

Kampus & wisma UT di Pondok Cabe, Tangerang.

Dan karena system UT merupakan pembelajaran jarak jauh, jadi dihampir setiap daerah di Indonesia ini ada perwakilan UT/UPBJJ. Sehingga jangan heran kalau UT termasuk megauniversity dengan mahasiswa berjumlah ribuan setiap angkatannya.

Dan  bagi mahasiswa daerah yang ber IPK tinggi, bisa diwisuda di UT pusat ini, tentu saja harus IPK diatas 3,00, yahuuud banget kan…


Tapi gimana kualitas alumninya, emang ada yang jadi “orang besar”?

Buset dah sob, kok ngomong gitu ya…#ngelus dada..

Gini sob, pada awalnya UT memang dibentuk untuk program penyetaraan kualitas guru di Indoneisa, itulah kenapa program studi di UT dibedakan menjadi dua yaitu Pendas (Pendidikan dasar) dan non-pendas, tapi lambat laun UT menerima masyarakat luas.
Nah, kalau ditanya alumni ada yang jadi orang besar, tentu aja ada dong sob, antara lain nih ya:

1. Bpk. Joko Suyanto  (Lulusan S1 FISIP UT Tahun 1996): sebagai Menko PolHukam
2. Bpk. E.E Mangindaan   (Lulusan S1 FISIP UT Tahun 1995): sebagai Meneg P.A.N dan Reformasi Birokrasi
3. Ibu Linda Amalia Sari  (Lulusan S1 FISIP UT Tahun 1995): sebagai Meneg Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak
4. Ibu Ani Bambang Yudhoyono (Lulusan S1 FISIP UT Tahun 1998): sebagai Ibu Negara RI
5. Bpk. Eko Maulana Ali : sebagai Gubernur Bangkabelitung

Bukan Cuma para pejabat politik sob, dari kalangan selebritis juga ada seperti Dewi Hughes, Asmirandah, Diah Permatasari, Elis Stannia (Stardut),  dll.

Dikalangan pengusaha juga ada sob antar lain:
1. Mooryati Soedibyo (Pemilik Mustika Ratu kosmetik)
2. Dewi Motik (MONO Grup.)
dll.

Gimana sob, hehehe…


Iya dech bro, baru tahu kalau UT itu universitas yang berkualitas, maaf ya bro udah 
remehin UT…

TS: Iya bro, santai aja…


Nah sekianlah penjelasan tentang UT itu seperti apa, aku berharap dengan adanya postingan ini, tidak ada lagi yang menganggap remeh seseorang yang kuliah di Univesitas Terbuka, karena dimanapun ilmu itu dicari, disitulah kepastian akan sebuah kebaikan…
Untuk lebih jelasnya silahkan kunjungi situs UT di www.ut.ac.id



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

47 komentar:

claudia mengatakan...

setuju banget,,,saya juga kuliah di UT,,,justru mahasiswa UT jauh lebih besar motivasi belajarnya...

merry liu mengatakan...

suka dan membangun sekali penjelasannya mengenai UT.. Sehingga ga ada yang menganggap UT rendah lagi.. malah kuliah di UT lebih mengajarkan seseorang itu mandiri ketimbang di tempat yang lain...

sosis sapi mengatakan...

makasih mas bro informasinya :-)
tp kata mas bro td ada kelebihan dan kekuranganmya kuliah di UT, nah td yang mas bro katakan semuanya adalah kelebihannya, lalu kekurangannya apa dong?
matur tengkyu

mugtHar waHyudii vinandaa mengatakan...

kak, bisa minta nomor telepon / line / pin bbm ?
saya mau tanya lebih jauh lagi tentang UT..
ini surel saya wmoegthar@yahoo.com
terima kasih.

mugtHar waHyudii vinandaa mengatakan...

kak, bisa minta nomor telepon / line / pin bbm ?
saya mau tanya lebih jauh lagi tentang UT..
ini surel saya wmoegthar@yahoo.com
terima kasih.

Ariv Emo mengatakan...

Setiap mahasiswa UT di wilayah saya diwajubkan mengikuti tutorial tatap muka.. alhasil IP saya setiap semester selalu 3,xx... hahahah

Ariv Emo mengatakan...

Setiap mahasiswa UT di wilayah saya diwajubkan mengikuti tutorial tatap muka.. alhasil IP saya setiap semester selalu 3,xx... hahahah

Design Ayas mengatakan...

Maksdnya Ariv tidak Ttm juga hasilnya ttep IPnya besar? Berarti nilai hasil Uasnya bagus,karena Ttm dan ke aktifan mahasiswa di online hanya berprngruh 30% saja,itu pun masuk dalam penilaian jika soal Uas di jawab benarnya melebihi 30%. Trims

Design Ayas mengatakan...

Yap.. semangat terus dalam perkuliahannya. Sukses

Design Ayas mengatakan...

Ya,karena kemandirian dari seorang mahasiswalah yg paling penting,tidak hanya duduk diam dan mndengar dapat nilai,tetapi harus ada motivasi dri dalam diri sndri untuk mncapai nilai yang terbaik.

Design Ayas mengatakan...

Example yg saya tau kekurangannya di dalam pemeriksaan LJU saja karena dalam pemeriksaanya full menggunakan komputer,dan UT mempunyai sistem tersendiri yg membaca jika ada dalam 1 ruangan dengan matkul yg sma terindikasi nilai,dan nomor yang salah sama. Otomatis nilainya yang bisa kita terima menjadi E,tapi memang kasusnya.jarang terjadi.

Design Ayas mengatakan...

Bisa by email saya ayaszyus@gmail.com

Sharing info mengatakan...

seneng banget baca nya.. jadi termotivasi kuliahnya di UT tapi bisa ga buat mahasiswa dari D3 ke s1... biaya kuliah juga ga mahal.. masi terjangkau.. mimin jurusan apa di UT???

grunen garten mengatakan...

bisa banget dr d3 ke s1m, yang penting pintar dan detail mendeskripsikan mata kuliah yang potensial untuk di alih kredit,dan ajukan sejak dari awal kuliah sehingga ga buang waktu. untuk semester awal ambil mata kuliah diluar yang diajukan dalam pengajuan alih kredit

Edix Payne mengatakan...

Mahasiswa UT pasti bagus"in kampusnya Lah... tapi gapapa santai aja sob... tetep tabah

Design Ayas mengatakan...

Saya hanya menginformasikan yang baik Mas Edix Payne,yang penting tidak ada yang di rugikan. Dan komentar bersifat membangun tidak menjelekan.

vania nurannisa mengatakan...

saya mau tanya,kawan saya bernama indah sedang kuliah di swasta udh mau akhir kalau seadainya kita mau ambil S1 lagi dengan jurusan berbeda tapi klau ada rejeki kawan saya juga mau lanjut S2 yang di swasta ini, apa itu bisa kita kuliah dengan dua tmpt kuliah yang berbeda yang satu di UT, satu lagi swasta.. tolong di perjelas ya jwaban ini,, terima kasih ,,

vania nurannisa mengatakan...

kak tolong dibalas lewat email ya ,
vanianurannisa_smk1@yahoo.co.id

Iwan Kurniawan mengatakan...

Saya kuliah di UT, lulus tahun 2015, sekarang keterima kerja di PT. Chevron Energy Surabaya dengan gaji yang fantastis. Thanks UT.

Fam Frans Sugianto mengatakan...

Benar sekali apa yg bro sampaikan. Apa lagi saat ini kita ada di era digital ngapain kuliah hanya di kampus , dengar dosen kalau datang mengajar ( ada yg aktif bertanya dan ada juga yg pasif terus pulang ). Akhirnya banyak juga yg lulus dan kemampuan akademiknya sangat diragukan. Utk saya pribadi pernah pengalaman belajar di UT sangat mengasikkan yg memang amat ketat dlm kontrol NILAI mata kuliah yg kita ikuti. Ternyata memang sangat bermanfaat dlm mendukung karier sy di swasta dan ijazah S1 UT itulah yg bawa saya menempuh pendidikan S2 di Universitas konvensional. Maka sudah lengkaplah pengetahuan dan pengalaman belajar sy di dua macam cara berkuliah, ternyata apa Bro ? Ternyata kuliah di UT amat efektif, menghasilkan sarjana yg MANDIRI dan sy jamin lebih berkualitas secara rata rata dgn asumsi UT harus konsisten dan harga mati dlm penentuan TOTAL QUALITY CONTROL terhadap nilai kelulusan. Oh yah bahwa saya sebelumnya pernah kuliah di Universitas swasta fakultas TEKNIK hanya sampai 4 semester dan kemudian sy melanjutkan kuliah di UT dan lulus tahun 1997 lalu. Maju terus UT dan maju terus juga mahasiswanya yg sdh memilih kuliah di UT yg tentunya pasti asyik banget deh, ilmu dapat, bisa sambil bekerja artinya sambil menerapkan ilmunya dan juga amat fleksibel dlm belajar. Saya jamin mulai skr ada kecenderungan learning center nya bukan tempat lagi tapi ada melekat dekat pelaku yg belajar namanya si mahasiswanya sendiri karena adanya perkembangan teknologi informasi dan internet secara global.

Riska kusuma dewi mengatakan...

kalo d UT katnya bisa jadi pns ya trus kalo jurusan perpustakaan cara jadi PNS y gmna?? ip y hrus brapa ya?

Rini Nila Ance Yuliana mengatakan...

makasih ya bangg , ini sangat membantu . gue juga sebelumnya ragu ragu , tapi setelah liat review ini . gue makin semangat bang ..

Abdi Maghfiroh mengatakan...

Bagaimana jika ijasah UT di buat melamar ke perusahaan swasta? soalnya di ut cuma belajar aktif dan dapat modul juga baru 2 bulan sebelum UAS sedangkan kita libur terlalu lama yaitu 3 bulan lebih

Abdi Maghfiroh mengatakan...

mahasiswa UT tanpa ada pembelajaran 3 bulan lebih

Minssha mengatakan...

Artikel dan komentarnya sangat bermanfaat. Masa kuliah di UT apakah sama dengan masa kuliah di Universitas yg kuliahnya tatap muka? maksud saya S1 4 tahun atau dari D3 ke S1 setahun? Saya lulusan D3 berencana mengambil S1 di UT, setelah bertanya ke Bapak operator UT diberitahu tentang alih kredit, saya bingung apakah kuliahnya nanti setahun, atau 2 tahun seperti di ITS Surabaya (D3 statistika transfer S1 statistika)

lia syafitri mengatakan...

Hai Kak makasi loh buat infonya bermanfaat sekali saya jadi tidak ragu, sebenernya buat saya yang kerja sulit banget kuliah reguler atau ambil kelas karyawan dan harus tatap muka 3x/2X SEMINGGU itu nyusahin banget tapi Penjelasan diatas cukup dimengerti dan akhirnya saya jadi yakin dengan UT,makasih banyka yoo kak.

Fahmi Mulahela mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
dusun entubu mengatakan...

katanya kuliah di ut itu lama ya lulusnya ? dan jika tidak lulus ujian ngulang lagi dari awal . benrkah ? bila kita di ut katanya jauh lebih lama sarjananyadibandingkan Universitas lainnya yang ketemu dosen yg biasanya mengambil titel tahun ?

Fahmi Mulahela mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
ainul sahabat ikan mengatakan...

aku sempat kuliah di UT satu tahun tapi karena IP amburadur ya terpaksa ikut sbmptn lagi dan ketrima di brawijaya.... yah sekarang lagi penelitian skripsi. sesuai yang dikatakan di atas skripsi itu susah bro... udah berkali kali penelitian gagal terus udah ngabisin waktu, biaya, dan pikiran akhirnya perkiraan nambah satu semester lagi kayaknya. kena spp progresif lagi dengan kenaikan 15 persen di semester 9.... bagi yang masih bertahan di UT lanjut aja sob. skripsi itu sumpah susah banget...

Dien Wahyu mengatakan...

terima kasih kak atas penjelasannya, menurut saya yang kuliah di UT itu orang -orang yang niat ingin kuliah/belajar, bukan sekedar tittle mahasiswa tanpa ilmu akademik, karena biasanya orang-orang yang kuliah di UT orang-orang yang bermotivasi tinggi.

Unknown mengatakan...

Apakah benar kalau julukan mahasiswa UT sbg mahasiswa abadi itu benar? Karena katanya buat bsa lulus di UT itu lebih lama dri PT konvensional lainnya. Trims

Beny Rozali mengatakan...

Apakah benar kalau julukan mahasiswa UT sbg mahasiswa abadi itu benar? Karena katanya buat bsa lulus di UT itu lebih lama dri PT konvensional lainnya. Trims

Yuga Pratama mengatakan...

Sempat bingung mau kuliah dimana karena keterbatasan biaya dan lain hal, dan memutuskan kuliah di UT sambil kerja (bantu orang tua berdagang). Sempat minder sih soalnya dikota kami kuliah UT kurang peminatnya, tapi lama kelamaan terbiasa dengan situasi yang ada, dan Alhamdulillah beberapa tahun setelah itu, dari hasil dagangan yang ada saya bisa membeli motor dan rumah sendiri dan bersamaan dengan gelar (S.AP) yang sudah ditangan, saya coba saya coba ikut CPNS dan diterima

Deni Bagus Purnama mengatakan...

Ngambil jurusan apa Mas ?

Deni Bagus Purnama mengatakan...

Ngambil jurusan apa Mas ?

Ega Saputra mengatakan...

Keren sob... Semoga ane bisa segera nyusul kesuksesan. Aamiin

Meity Pemilastari mengatakan...

Joshua juga di UT loh..ujian kemarin di SD pelangi rawamangun..
Ternyata benar kata alumnus2 UT, ga cuma sembarang orang yg kuliah di UT.
Orang asing pun, ada yg kuliah di UT.
Jika punya nyali dan kemampuan, cobalah kuliah di UT, seruuu abiiies.....

Unknown mengatakan...

bismillah, mau daftar UT

Haneyfach Mega mengatakan...

thanks infonya ka,sangat membantu ��

Unknown mengatakan...

Mamaku lulusan UT sekarang jadi Kepala Sekolah loooh

sandra jongin mengatakan...

tertarik sih, cuma masih banyak yang dipertanyakan juga. masih samar-samar apa itu ut, walaupun diatas sudah dijelaskan tapi tetep aja masih ga begitu ngerti kaya ptn biasa. tapi thanks infonya, udah ada bayangannya sih walaupun cuma sedikit

Dini Yulia El mengatakan...

Manteb kak. Makasih infonya :)

Unknown mengatakan...

Bener nggak sih kak kalau daftar polwan pakek ijasah UT nggak bakal ditrima? kata pak polisi pengujinya sih UT ijasahnya tidak terdaftar dan tak diakui?

Unknown mengatakan...

Sya kmren kulyah D3 manajemn admistrasi,n mw lanjut S1 awal smpat bingung mw lnjutin di PT mana krn ktrbtasan biaya,,n skrg sy bkerja di bali n da rencana mw lanjut S1 di UT bali..v masih bingung dg perosesnya...n masih butuh bnyak pnjelasan..minta Wa/bbm boss lok boleh..

SugandaNA/√/Gandoel.Blogger/√// mengatakan...

Saya berbagi pengalaman ya mas2,dan mbak2nya,mengenai perkuliahan di UT,selain Ijazah Negeri,cara mendapatkan ilmunya penuh perjuangan,betapa tidak saya masuk UT tahun ajaran 1991.2 lulus UT tahun 2000.1 artinya belajar di UT selama 8 tahun 6 bulan,Nilai A sangat mahal di UT,untuk dapat C saja sudah diganjal nih mata gue untuk kesungguhan belajar,tidak ada toleransi dalam penilaian alias saklek,ujian ulang berkali2 setiap ada kesempatan saya ulang nilainya tetap C,sedangkan faktor biaya cari sendiri tidak dibiayai ortu,kemudahan belajar mengatur jadwal sendiri,kini sudah dipaket,biaya kuliah sebesar perkalian SKS dengan tarif /SKS,harga2 bahan ajar minimal Rp 50.000 perbuku hingga Rp 100.000,-,tinggal kemampuan ekonomi persemesternya berapa?,waktu ujian 2 minggu berturut2,setiap minggu full dari jam 07.00 hingga jam 16.30,materi yang diujikan terkadang dari pengetahuan yang sedang update,dari bahan ajar,dan dari tutorial,untuk mencapai gelar kesarjanaan di UT,lulus UAS min IPK 2,0 Lulus UKT (kini TAP),Lulus Karya Ilmiah (Yudisium),SKS sudah 149-152, kini makin enak hanya 144 SKS saja,Dosen/Tenaga Pengajar/Tutor semuanya asyik,tapi nilai tidak ada kompromi,terimakasih dan wassalam Suganda Nata Atmaja,S.Sos,alumni FISIP UT,alumni FE UT,alumni Pascasarjana-MM Universitas Tama Jagakarsa

SugandaNA/√/Gandoel.Blogger/√// mengatakan...

Terimakasih semua komentar baik2 saja

Posting Komentar

Photo

Pt.Astra Komponen Indonesia